Saat akan membuat tas custom untuk perusahaan, event, komunitas, atau merchandise, pilihan antara
waistbag atau slingbag sering ditentukan dari model yang terlihat paling menarik.
Padahal, keduanya memiliki karakter penggunaan yang berbeda.
Sebagai gambaran, Osprey Daylite Waist memiliki kapasitas sekitar 2 liter dan dirancang untuk membawa barang esensial seperti smartphone, dompet, dan kunci. Sementara Patagonia Atom Sling menawarkan kapasitas 8 liter dengan organisasi ruang lebih besar.
Jadi, Sobat Tasindo, sebelum menentukan desain custom, pertimbangkan lima hal berikut.
1. Siapa yang Akan Menggunakannya?
Mulai dari profil pengguna.
Kalau penerimanya membutuhkan tas compact untuk aktivitas ringan, event, atau sekadar membawa barang esensial, waistbag bisa menjadi pilihan yang relevan.
Sementara untuk pengguna yang lebih sering membawa perlengkapan tambahan, slingbag dapat memberikan ruang yang lebih fleksibel.
Tas untuk peserta festival tentu bisa berbeda dengan tas untuk tim sales yang bepergian seharian.
2. Barang Apa yang Akan Dibawa?
Ini salah satu pertimbangan paling penting.
Jika kebutuhan utamanya hanya:
- smartphone;
- dompet;
- kunci;
- kartu;
- earphone;
- power bank kecil,
waistbag biasanya sudah cukup.
Namun jika pengguna juga membawa botol minum, charger, notebook, kamera compact, atau barang tambahan lain, slingbag bisa lebih praktis.
Perbandingan produk aktual juga menunjukkan rentang kapasitas yang cukup berbeda: Osprey Daylite Waist sekitar 2 liter, sementara Patagonia Atom Sling 8 liter.
3. Bagaimana Aktivitas Penggunanya?
Waistbag menarik untuk aktivitas dengan mobilitas tinggi karena bentuknya compact dan dapat dikenakan dekat dengan tubuh.
Osprey Daylite Waist bahkan menggunakan adjustable strap untuk pemakaian di pinggang maupun secara crossbody.
Slingbag lebih cocok ketika pengguna tetap ingin tas ringkas tetapi membutuhkan kapasitas lebih banyak. Patagonia Atom Sling, misalnya, menggunakan single-strap system dengan desain yang membawa tas dekat ke tubuh.
Jadi jangan hanya melihat bentuk—lihat juga bagaimana tas akan dipakai.
4. Seberapa Banyak Kompartemen yang Dibutuhkan?
Waistbag biasanya lebih efektif jika pembagian ruangnya sederhana.
Ruang utama, saku depan, dan organizer kecil sudah cukup untuk banyak kebutuhan harian.
Slingbag dengan kapasitas lebih besar memberi ruang untuk pembagian yang lebih kompleks, terutama jika barang yang dibawa berbeda ukuran.
Namun, Sobat Tasindo, banyak kompartemen tidak otomatis lebih baik. Setiap ruang sebaiknya memang mempunyai fungsi.
5. Branding-nya Akan Seperti Apa?
Terakhir, pertimbangkan area untuk logo.
Waistbag mempunyai panel yang relatif lebih kecil sehingga ukuran dan posisi logo perlu dibuat proporsional.
Slingbag biasanya menyediakan bidang visual lebih luas, tetapi bukan berarti logo harus dibuat sebesar mungkin.
Untuk Tasindo/TBM, branding sebaiknya mengikuti desain produk. Perhatikan apakah logo akan menggunakan bordir, sablon, label, atau teknik lain, lalu uji pada prototype sebelum produksi massal.
Jadi, Waistbag atau Slingbag?
Gunakan patokan sederhana:
Waistbag cocok ketika kebutuhan utama adalah compact, ringan, dan membawa barang esensial.
Slingbag lebih relevan ketika pengguna membutuhkan kapasitas lebih lega serta organisasi barang yang lebih banyak.
Jadi, Sobat Tasindo, sebelum custom tas jangan mulai dari pertanyaan
“model mana yang lebih keren?”
Mulailah dari
siapa penggunanya, apa yang dibawa, dan bagaimana tas tersebut akan digunakan.
Kami melayani pembuatan tas custom untuk kantor, event, dan komunitas, Ingin
tas custom dengan logo perusahaan?
Solusi tas custom berkualitas untuk kebutuhan bisnis Anda – pesan hari ini.
Kunjungi Pabrik Tas Indonesia Terbesar & Terpercaya